Daya Tahan Bahasa Uang


Rubrik Bahasa

Majalah Tempo, 7 Apr 2013. Rohman Budijanto, Wartawan Jawa Pos

Pembicaraan bahasa uang kini riuh. Keputusan pemerintah untuk melakukan redenominasi menjadi obrolan publik. Rupiah memang sudah masuk kategori “uang sampah” karena nilainya rendah terlalu banyak nol. Penghilangan tiga nol dari rupiah bisa meningkatkan gengsi mata uang kita.

Satu rupiah, yang resminya masih 100 sen, memang nyaris tak bernilai. Satu rupiah saja sulit dibayangkan nilainya, apalagi satu sen. Tapi, jika rupiah sudah dihilangkan tiga nol, agak lumayan nilainya. Satu rupiah baru akan senilai Rp 1.000 sekarang. Bila Anas Urbaningrum bilang, “Kalau ada satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas,” agak mudah dinilai dengan uang baru.

Lihat pos aslinya 547 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s